Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Etnosains Dalam Media Komik Pada Materi Penyakit Yang Menyerang Sistem Gerak: Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Murid Kelas VI SD Inpres Timika XII Ina Sulistiandari; Wigati Yektiningtiyas; Suwita Suwita; Ewendi W. Mangolo
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1129

Abstract

Pendidikan IPA di sekolah dasar tidak hanya bertujuan mengembangkan penguasaan konsep, tetapi juga kemampuan berpikir kritis yang diperlukan dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Namun, kemampuan berpikir kritis dan literasi sains peserta didik di Indonesia masih relatif rendah, terutama pada wilayah yang memiliki keterbatasan sumber belajar dan bahan ajar kontekstual seperti Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kondisi ini menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi penyakit yang menyerang sistem gerak karena konsep yang dipelajari cenderung bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi integrasi etnosains dalam media komik sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid kelas VI SD Inpres Timika XII. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui pengumpulan, analisis, dan sintesis berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan etnosains, media komik, pembelajaran IPA, dan kemampuan berpikir kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat Mimika, seperti pemanfaatan Daun Gatal dan praktik pengobatan tradisional Moweme, memiliki keterkaitan dengan konsep ilmiah pada sistem gerak manusia dan dapat direkonstruksi menjadi materi pembelajaran yang kontekstual. Media komik mampu menyajikan konsep tersebut secara visual dan menarik sehingga mendukung pemahaman konsep, literasi sains, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, integrasi etnosains dalam media komik berpotensi menjadi inovasi pembelajaran IPA yang relevan, bermakna, dan mendukung pelestarian budaya lokal.