Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pengendalian Internal Mutasi Barang Proyek Kci Di PT Inka (Persero) Muhammad Auzan Pranandhito; Kholidin Kholidin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1245

Abstract

Pengendalian persediaan dalam proses mutasi barang antar gudang merupakan aspek yang sangat kritis dalam kelancaran logistik manufaktur berskala besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal atas mutasi barang antar gudang pada proses logistik proyek Kereta Commuter Indonesia (KCI) di PT Industri Kereta Api (Persero). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan tingkat deviasi material sebesar 5,37% (38 dari 708 item) selama periode pengiriman bulan Juni hingga Oktober, dengan puncak deviasi tertinggi terjadi pada bulan Juni (11,97%) dan Juli (7,66%). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur kepada empat informan kunci, observasi langsung di lapangan, serta studi dokumentasi terhadap standar operasional prosedur perusahaan. Analisis data dievaluasi menggunakan kerangka kerja Committee of Sponsoring Organizations (COSO) yang mencakup lima komponen utama. Hasil penelitian mengungkapkan adanya kelemahan prosedural yang signifikan pada tiga komponen. Pada aktivitas pengendalian, ditemukan praktik bypass prosedur dokumen Bon Permintaan Material (BPM) untuk permintaan mendesak. Pada informasi dan komunikasi, terdapat keterbatasan hak akses sistem SAP yang memicu keterlambatan pembaruan stok. Pada pemantauan, kapasitas stock opname fisik untuk komponen kecil berkuantitas masif dinilai tidak mencukupi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa deviasi bersumber dari penundaan pencatatan dokumen dan pelanggaran prosedur penerimaan. Sebagai rekomendasi, penelitian ini mengusulkan penerapan dua Standar Operasional Prosedur baru berbasis persetujuan elektronik dan transisi menuju mekanisme Purchase Order-Stock Transfer Order di dalam sistem SAP.