Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Representasi Kritik Sosial Dalam Novel Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya Ananta TOER Kurdi Kurdi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1343

Abstract

Penelitian ini membahas representasi kritik sosial dalam novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk kritik sosial yang terdapat dalam novel serta menjelaskan cara pengarang merepresentasikan ketidakadilan sosial pada masa kolonial Belanda. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan sosiologi sastra serta teori representasi. Data penelitian berupa kutipan-kutipan dalam novel yang mengandung unsur kritik sosial, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memuat kritik sosial yang luas terhadap kolonialisme, ketidakadilan sosial, diskriminasi pendidikan, serta kemiskinan masyarakat pribumi. Kolonialisme direpresentasikan sebagai sistem kekuasaan yang menindas rakyat pribumi dalam bidang sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Melalui tokoh Minke, pengarang menggambarkan tumbuhnya kesadaran sosial dan perlawanan terhadap penindasan kolonial. Selain itu, novel ini menunjukkan bahwa pendidikan menjadi alat penting dalam membangun kesadaran dan perjuangan kemanusiaan, meskipun pada masa kolonial pendidikan juga digunakan sebagai alat mempertahankan kekuasaan. Dengan demikian, novel ini tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai media kritik sosial dan refleksi sejarah kehidupan masyarakat Indonesia pada masa penjajahan.