Penelitian ini dilatar belakangi oleh penghimpunan dana yang belum optimal dibandingkan dengan potensi yang ada. Bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Sosialisasi dan Pengetahuan Terhadap Minat Wakif Dalam Berwakaf Uang (Studi Kasus: Di Lembaga Wakaf Khairul Ummah Kabupaten Indragiri Hulu. Sosialisai dan pengetahuan merupakan faktor penting untuk meningkatkan minat serta kepercayaan wakif dalam berwakaf uang di lembaga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 58 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil dari penelitian yang diolah dengan aplikasi SPSS versi 27 bahwa nilai hasil Uji t menunjukkan variabel sosialisasi nilai t hitung 4,629 > t tabel 1,673 dengan signifikansi 0,001 < 0,1 Nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,1 (<ɑ = 0.1) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya sosialisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wakif dalam berwakaf uang. dan variabel pengetahuan nilai t hitung 3,632 > t tabel 1,673 dengan signifikansi 0,001 < 0,1 Nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,1 (<ɑ = 0.1) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat wakif dalam berwakaf uang. Serta hasil Uji F menunjukkan nilai F hitung 47,084 > F tabel 2,40 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,1 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya sosialisasi dan pengetahuan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat wakif dalam berwakaf uang di Lembaga Wakaf Khairul Ummah Kecamatan Pasir Penyu. Serta nilai R Square sebesar 0,631 yang menunjukkan bahwa 63,1% minat wakif dapat dipengaruhi oleh variabel sosialisasi dan pengetahuan, sedangkan sisanya 36,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.