Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan PT. Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk Melalui Pendekatan Rasio Keuangan Luluk Adinda Safitri; Intan Ayu Setiyani; Nova Nur Eliza; Isabela Isabela; Dhira Alifah Nazahra Putri; Herayati Herayati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk selama periode 2021-2025 melalui pendekatan rasio keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan laporan laba rugi yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan laporan tahunan resmi perusahaan. Pengukuran kinerja keuangan difokuskan pada rasio profitabilitas yang meliputi Gross Profit Margin (GPM), Net Profit Margin (NPM), Return on Asset (ROA), dan Return on Equity (ROE), rasio solvabilitas yang terdiri atas Debt to Asset Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER), serta rasio likuiditas yang dihitung menggunakan Current Ratio, Quick Ratio, dan Cash Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja profitabilitas perusahaan mengalami fluktuasi selama periode penelitian dan mencapai kondisi terbaik pada tahun 2024 sebelum mengalami penurunan pada tahun 2025. Rasio solvabilitas menunjukkan struktur permodalan yang relatif sehat dengan tingkat utang yang masih dapat dikendalikan, meskipun terjadi peningkatan DAR pada tahun 2025. Sementara itu, rasio likuiditas menunjukkan kondisi yang cukup baik dan relatif stabil selama periode penelitian. Secara keseluruhan, kinerja keuangan PT. Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk berada dalam kondisi yang baik, namun perusahaan perlu meningkatkan efesiensi operasional, mengoptimalkan penggunaan aset, serta mengendalikan peningkatan utang agar stabilitas dan keberlanjutan kinerja keuangan dapat terus terjaga.