Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Higiene Sanitasi Lingkungan Dengan Kepadatan Lalat Pada Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Di UPTD Pelabuhan Perikanan Batulicin M. Munir
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1669

Abstract

Higiene sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat dapat meningkatkan keberadaan vektor penyakit, termasuk lalat. Lalat berperan sebagai vektor mekanis berbagai penyakit yang dapat mencemari bahan pangan dan lingkungan. Berdasarkan observasi awal di Tempat Pemasaran Ikan (TPI) UPTD Pelabuhan Perikanan Batulicin, masih ditemukan sisa ikan berserakan, genangan air, dan saluran drainase yang kurang terpelihara sehingga berpotensi meningkatkan risiko pencemaran lingkungan dan penularan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan higiene sanitasi lingkungan dengan kepadatan lalat di TPI UPTD Pelabuhan Perikanan Batulicin. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada lima area pengamatan menggunakan lembar checklist untuk menilai higiene sanitasi lingkungan, sedangkan kepadatan lalat diukur menggunakan metode fly grill. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan distribusi masing-masing variabel dan secara bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian pada 45 unit observasi menunjukkan bahwa kondisi higiene sanitasi lingkungan kategori baik sebanyak 18 (40,0%), cukup 9 (20,0%), dan buruk 18 (40,0%). Kepadatan lalat kategori tinggi ditemukan pada 30 (66,7%) unit observasi, sedang 12 (26,7%), dan rendah 3 (6,7%). Hasil uji Fisher's Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara higiene sanitasi lingkungan dengan kepadatan lalat (p=0,264). Disimpulkan bahwa higiene sanitasi lingkungan tidak berhubungan secara signifikan dengan kepadatan lalat di TPI UPTD Pelabuhan Perikanan Batulicin. Meskipun demikian, sebagian besar area masih memiliki kepadatan lalat yang tinggi sehingga perbaikan pengelolaan sampah, drainase, limbah, dan kebersihan lingkungan tetap diperlukan sebagai upaya pengendalian vektor serta menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.