Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Dalam Mitigasi Bencana Banjir Khalisa Tristani Febria; M. Rijal Amirulloh; Dine Meigawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1680

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang terus berulang di Kota Sukabumi akibat kondisi topografi, curah hujan tinggi, kepadatan permukiman, dan alih fungsi lahan di sekitar aliran sungai. Kondisi ini menempatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi pada posisi strategis dalam melaksanakan mitigasi pada tahap pra-bencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja BPBD Kota Sukabumi dalam pelaksanaan mitigasi bencana banjir serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan utama, informan kunci, dan informan pendukung, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Kinerja dinilai melalui lima dimensi Dwiyanto, yaitu efektivitas, efisiensi, kualitas pelayanan, responsivitas, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja BPBD Kota Sukabumi, khususnya melalui Program Susur Kampung Berbasis Mitigasi Bencana, telah berjalan cukup baik pada seluruh dimensi tersebut, meskipun keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana masih menjadi kendala. Faktor pendukung utama adalah kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, sedangkan faktor penghambat utama adalah rendahnya kesadaran sebagian warga menjaga kebersihan lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sumber daya, edukasi berkelanjutan, dan dukungan pemerintah daerah yang lebih optimal agar pelaksanaan mitigasi bencana banjir dapat berjalan lebih maksimal di masa mendatang.