Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Integral Waterproofing on Strength and Durability of Foamed Concrete Jack Widjajakusuma; Ricky Tjahjono; Muhammad Agil Faisal; Mainawa Bidangan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1705

Abstract

Foamed concrete is widely used in lightweight construction, but its porous structure leads to high water absorption and moisture damage, thereby limiting durability. This study examines how an integral waterproofing admixture affects density, compressive strength, and internal quality of foamed concrete produced by the pre-formed foam method. Five mixes were tested: two references with polycarboxylate superplasticizer at two foam levels (2F3-S, 2F5-S) and three with the admixture at 5, 7.5, and 10 kg/m³ (2F3A5, 2F3A7.5, 2F3A10). Density, compressive strength (at 1, 3, 7, and 28 days), and ultrasonic pulse velocity (UPV) were measured. Waterproofed mixes showed higher 28-day density (1911–2020 kg/m³) and strength (34.4–43.0 MPa) than references (1665 kg/m³, 21.9 MPa). Strength rose with admixture dosage. Early-age strengths were similar, so hydration was not hindered. Higher density suggests admixture–foam interaction. At 28 days, UPV was higher in waterproofed mixes (4.3–4.5 km/s vs. 2.8–3.3 km/s) and closely correlated with density (R² = 0.99), indicating better cohesion and less pore connectivity. The high-foam reference mix had only 8.5 MPa at 1463 kg/m³, showing the strength loss from more foam. Thus, integral waterproofing improves foamed concrete’s quality and is effective for moisture-exposed elements like façade panels, roofs, and lightweight components, offering an alternative to surface waterproofing.
Utilization of Fly Ash as a Concrete Additive Material in the Construction of Yard Flooring Jack Widjajakusuma; Muhammad Agil Faisal; Joshua Michael Sondakh; Viktoria Darlene Pelupessy; Septhew Ong
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.50

Abstract

Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperbarui halaman warga RW 01, Kelurahan Bencongan Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, dengan menggunakan bahan limbah sebagai campuran tambahan pada beton. Menanggapi kondisi lantai halaman yang rusak serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bahan bangunan yang berkelanjutan dan hemat biaya, inisiatif ini berfokus pada pembangunan lantai yang lebih tahan lama sekaligus mendorong praktik konstruksi yang ramah lingkungan. Proyek dilaksanakan dalam tiga tahap: observasi awal lokasi untuk menilai kondisi dan kebutuhan halaman; identifikasi karakteristik konstruksi, pemilihan bahan tambahan, perancangan campuran, serta penimbangan dan pencampuran material; dan pengecoran lantai secara kolaboratif dengan partisipasi masyarakat setempat. Proses ini tidak hanya memperkuat hubungan antarwarga, tetapi juga memberikan keterampilan konstruksi yang bermanfaat bagi para peserta. Hasil proyek berupa halaman yang lebih kuat, dengan kuat tekan rata-rata 17,4 MPa pada umur 28 hari, sehingga memenuhi mutu rencana f'c sebesar 16 MPa. Selain itu, masyarakat memperoleh keterampilan praktis dan pengetahuan yang lebih mendalam tentang penggunaan abu terbang sebagai bahan bangunan. Dengan memilih semen berbasis abu terbang dibandingkan semen Portland biasa, proyek ini turut mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya terkait kesehatan, air bersih dan sanitasi, pekerjaan layak, permukiman berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penanganan perubahan iklim. Pendekatan ini juga sejalan dengan visi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mendorong ekonomi hijau yang lebih ramah lingkungan