Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Wilayah Desa Lamatti Riaja Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai Riswan Riswan; Muhammad Arsyil Datau; Amiruddin Amiruddin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat serta menganalisis pengaruh partisipasi masyarakat terhadap pembangunan wilayah Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi terhadap 88 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan Analisis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayah Desa Lamatti Riaja berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan wilayah dengan koefisien jalur sebesar 0,794, nilai t-statistik sebesar 18,097, dan p-value sebesar 0,000. Nilai R-Square sebesar 0,631 menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat mampu menjelaskan 63,1% variasi pembangunan wilayah. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian empiris pengaruh partisipasi masyarakat terhadap pembangunan wilayah desa menggunakan pendekatan SmartPLS pada konteks Desa Lamatti Riaja. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan wilayah desa. Semakin tinggi keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan, maka semakin baik kualitas pembangunan wilayah yang dihasilkan, terutama pada aspek infrastruktur, pelayanan sosial dasar, dan pemerataan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah desa perlu terus meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat melalui penguatan kapasitas masyarakat, optimalisasi forum musyawarah desa, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas pembangunan guna mewujudkan pembangunan wilayah yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan.