Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Personal Hygiene Penata Rambut Dengan Kepuasan Pelanggan Tempat Pangkas Rambut Di Wilayah Kota Banjarbaru Muhammad Khairul Azmi; Isnawati Isnawati; Erminawati Erminawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1815

Abstract

Tempat pangkas rambut merupakan tempat pelayanan umum yang berisiko terhadap penularan penyakit akibat kontak fisik langsung antara penata rambut dan pelanggan. Personal hygiene penata rambut berperan penting dalam mencegah penularan penyakit selama proses pelayanan sekaligus membentuk persepsi pelanggan terhadap kualitas pelayanan yang berdampak pada kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene penata rambut dengan kepuasan pelanggan pada tempat pangkas rambut di Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dalam meningkatkan penerapan personal hygiene serta kualitas pelayanan pada tempat pangkas rambut. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 30 penata rambut yang diobservasi menggunakan lembar observasi dan 90 pelanggan yang mengisi kuesioner kepuasan, dipilih secara purposive sampling dan accidental sampling. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara tahun 2026. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan Continuity Correction dan perhitungan Odds Ratio (OR). Sebagian besar penata rambut memiliki personal hygiene kategori kurang baik (63,3%). Indikator paling bermasalah adalah kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun yang tidak dilakukan oleh seluruh penata rambut (100%), diikuti tidak menggunakan celemek/apron dan alas kaki tertutup (masing-masing 90,0%). Sebanyak 43,3% pelanggan menyatakan tidak puas. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (p = 0,003; OR = 4,754; 95% CI: 1,775–12,731). Personal hygiene penata rambut yang kurang baik terbukti berhubungan secara signifikan dengan ketidakpuasan pelanggan. Penata rambut disarankan untuk membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan menggunakan alat pelindung diri secara konsisten. Pemilik usaha diharapkan menyediakan fasilitas kebersihan yang memadai untuk menunjang penerapan personal hygiene di tempat pangkas rambut.