Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Rotasi Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Kepuasan Kerja Pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Provinsi Sumatera Utara Aknes Aktif Sipasi Daeli; Barham Siregar; Saima Rambe; Romi Kurniawan Zai
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rotasi kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara. Latar belakang penelitian didasari oleh fenomena menurunnya kinerja pegawai yang dipengaruhi oleh kebosanan akibat pekerjaan rutin, rendahnya motivasi karena kompensasi dan pengakuan yang kurang memadai, serta ketidakpuasan kerja yang memengaruhi produktivitas. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah rotasi kerja (X₁) dan motivasi kerja (X₂), variabel mediasi adalah kepuasan kerja (Z), dan variabel terikat adalah kinerja pegawai (Y).Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, populasi sebanyak 628 pegawai, dan sampel 86 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, koefisien determinasi (R²), serta analisis jalur (path analysis) dengan bantuan SPSS 25.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rotasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, (2) motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, (3) rotasi kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, (4) motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, (5) rotasi kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (6) rotasi kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, serta (7) kepuasan kerja memediasi pengaruh rotasi kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai.Kesimpulannya, peningkatan rotasi kerja yang tepat dan motivasi kerja yang optimal akan mendorong kepuasan kerja pegawai, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja pegawai secara keseluruhan. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen instansi untuk memperhatikan desain rotasi kerja, pemberian kompensasi, peluang pengembangan karir, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.