Perkembangan anak usia dini merupakan periode penting yang menentukan kualitas kehidupan anak di masa mendatang. Namun, masih banyak orang tua yang memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai tahapan perkembangan anak dan deteksi dini gangguan perkembangan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko keterlambatan perkembangan yang tidak teridentifikasi secara dini. Oleh karena itu, diperlukan media edukatif yang menarik dan mudah dipahami, seperti media audio-visual. Menganalisis pengaruh edukasi berbasis media audio-visual terhadap tingkat pengetahuan orang tua tentang perkembangan anak usia dini di TK ABA IV Purwokerto dan TK Diponegoro 36 Cilongok Kabupaten Banyumas. Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 81 orang tua anak usia dini yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum diberikan edukasi berbasis media audio-visual SIKEMAS, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 47 responden (58%), kategori cukup 11 responden (13,6%), dan kategori kurang 23 responden (28,4%). Setelah diberikan edukasi, tingkat pengetahuan kategori baik meningkat menjadi 77 responden (95,1%), kategori cukup 4 responden (4,9%), dan tidak terdapat responden dengan kategori kurang. Rerata tingkat pengetahuan meningkat dari 75,56 menjadi 92,22. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z = - 5,969 dengan p-value <0,001 (p<0,05), yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Terdapat pengaruh edukasi berbasis media audio-visual dalam meningkatkan tingkat pengetahuan orang tua tentang perkembangan anak usia dini di TK ABA IV Purwokerto dan TK Diponegoro 36 Cilongok Kabupaten Banyumas.