Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesiapan Dosen Dalam Menerapkan Kurikulum Menggunakan Pendekatan Outcome Based Education (OBE) Di Universitas Pasir Pengaraian Asnimar Asnimar; Deri Putra; Hardianto Hardianto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1969

Abstract

Kebijakan Outcome Based Education (OBE) menuntut dosen merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berdasarkan capaian yang terukur, termasuk memanfaatkan teknologi pembelajaran dalam pengelolaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan asesmen. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan dosen dalam menerapkan kurikulum berbasis OBE di Universitas Pasir Pengaraian ditinjau dari aspek kognitif, fisik-operasional (termasuk penggunaan teknologi pembelajaran), dan psikologis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan 21 dosen dari tujuh fakultas sebagai informan utama, dipilih melalui purposive sampling, serta seorang informan pendukung dari unsur pimpinan lembaga penjaminan mutu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi perangkat pembelajaran, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, dengan keabsahan diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan kesiapan kognitif dosen bervariasi dari sudah mapan hingga masih membutuhkan pendampingan dalam menyelaraskan CPL, CPMK, dan instrumen asesmen; kemampuan dasar menggunakan Learning Management System, Google Classroom, dan aplikasi konferensi daring sudah tersedia, tetapi integrasi teknologi dengan asesmen berbasis outcome dan sistem informasi akademik masih memerlukan penguatan; sementara kesiapan psikologis—motivasi, optimisme, kepercayaan diri, dan kemampuan adaptasi—menjadi kekuatan yang paling menonjol. Implementasi OBE yang berkelanjutan memerlukan pelatihan lanjutan, pendampingan asesmen berbasis outcome, dan penguatan infrastruktur digital.