Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Budaya Organisasi Pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi: Pendekatan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) Audri Agia Syafitri; Rizal Rizal; Siti Mariam Ulfah; Euis Lisnawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1980

Abstract

Budaya organisasi merupakan sistem nilai, norma, dan kebiasaan bersama yang membentuk cara berpikir, bersikap, dan bertindak anggota organisasi dalam mencapai tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya organisasi pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi, mencakup nilai organisasi, norma kerja, pola komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, disiplin dan etika kerja, simbol dan identitas organisasi, mekanisme penyelesaian masalah, serta jenis budaya organisasi yang dominan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan utama dari bagian Kepegawaian yang dipilih secara purposive. Analisis data mengacu pada tahapan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi telah diterapkan melalui komunikasi terbuka pada kegiatan Coffee Morning, kerja sama antarpegawai, penegakan disiplin dan aturan kerja, serta penyelesaian masalah melalui pendekatan komunikasi dan pemahaman kondisi pegawai. Berdasarkan analisis Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI), budaya organisasi yang dominan mengarah pada Clan Culture, didukung karakteristik Hierarchy Culture yang tercermin dari kepatuhan terhadap aturan dan prosedur kerja. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi instansi pemerintah dalam mempertahankan dan mengembangkan budaya organisasi positif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan