Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Budaya Organisasi Pada Pemerintah Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Faizal Fadila; Ilyasa Sugih Pramarna; Siti Zahra Nurani; Dadang Wiranta
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2015

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan efektivitas kinerja aparatur dalam organisasi sektor publik, termasuk pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya organisasi di Pemerintah Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, serta mengidentifikasi tipe budaya organisasi yang paling dominan berdasarkan Competing Values Framework (CVF). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi terhadap Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Seksi, dan Kepala Dusun, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi di Pemerintah Desa Sirnaresmi didominasi oleh Clan Culture yang diperkuat oleh karakteristik Hierarchy Culture. Dominasi tersebut tercermin dari komunikasi yang terbuka, kepemimpinan partisipatif, hubungan kerja yang mengedepankan nilai kekeluargaan, kerja sama antaraparatur, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur yang didukung sistem absensi biometrik berbasis fingerprint dan face recognition. Penerapan budaya organisasi tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan disiplin, loyalitas, koordinasi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, meskipun pemerintah desa masih menghadapi tantangan berupa meningkatnya tuntutan pelayanan publik serta keterbatasan alokasi anggaran operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan budaya organisasi yang dilandasi nilai kekeluargaan, akuntabilitas, dan transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja aparatur serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik atau good village governance secara berkelanjutan