Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Kinerja Pegawai Pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Enrekang Muh. Purwandi Dedy; Zalkha Soraya; Nasrullah Nasrullah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas kinerja pegawai pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Enrekang. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai kendala dalam pelaksanaan tugas pegawai, seperti rendahnya pemahaman terhadap tugas dan fungsi, belum optimalnya motivasi dari pimpinan, serta masih adanya permasalahan kedisiplinan yang berdampak pada kualitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala bidang dan pegawai pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Enrekang. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima faktor utama yang mempengaruhi kualitas kinerja pegawai, yaitu faktor personal, faktor kepemimpinan, faktor kerja sama tim, faktor sistem, dan faktor kontekstual (situasional). Faktor personal belum optimal karena masih terdapat pegawai yang belum memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh serta belum sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Faktor kepemimpinan juga belum optimal, terutama dalam pemberian motivasi, arahan, dan pengawasan. Sebaliknya, faktor kerja sama tim telah berjalan dengan baik melalui koordinasi dan kekompakan antarsesama pegawai. Faktor sistem dinilai cukup memadai karena didukung oleh sarana dan prasarana kerja yang memadai. Sementara itu, faktor kontekstual masih memerlukan peningkatan, khususnya dalam aspek disiplin kerja dan pengawasan selama jam kerja. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kepemimpinan, dan disiplin kerja perlu menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas kinerja pegawai