Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancang Bangun dan Analisis Kinerja Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Bifacial (PLTS) pada Keramba Waduk Cengklik Dwi Mukti Laksono; Rizki Nurilyas Ahmad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2207

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi listrik mendorong pemanfaatan sumber energi terbarukan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Salah satu alternatif yang memiliki potensi besar adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung berbasis panel surya bifacial yang mampu memanfaatkan radiasi matahari dari kedua sisi modul. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem PLTS terapung berbasis panel surya bifacial pada keramba di Waduk Cengklik serta menganalisis pengaruh media reflektor terhadap karakteristik keluaran sistem. Metode penelitian meliputi perancangan sistem, implementasi perangkat keras berbasis Arduino Uno, validasi sensor PZEM-004T, serta pengujian performa menggunakan tiga media reflektor, yaitu air, seng, dan galvalum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor PZEM-004T memiliki tingkat kesalahan rata-rata sebesar 0,14% untuk tegangan, 0,80% untuk arus, dan 0,88% untuk daya sehingga layak digunakan sebagai instrumen pengukuran. Analisis performa menunjukkan bahwa media air menghasilkan daya beban rata-rata tertinggi sebesar 44,06 W dengan rugi-rugi daya terendah sebesar 4,38 W dibandingkan media seng dan galvalum. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pemanfaatan radiasi pantul (albedo) dari permukaan air berkontribusi terhadap peningkatan keluaran daya panel surya bifacial. Pengujian kinerja harian selama tiga hari juga menunjukkan bahwa peningkatan intensitas radiasi matahari diikuti oleh kenaikan tegangan, arus, dan daya keluaran sistem, sedangkan pada kondisi tanpa radiasi matahari beban sepenuhnya disuplai oleh baterai. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan daya maksimum hingga 60 W, melampaui target penelitian sebesar 50 W, sehingga implementasi PLTS terapung berbasis panel surya bifacial pada keramba berpotensi menjadi solusi penyediaan energi listrik yang andal dan berkelanjutan di kawasan perairan.