Bambang Heru Purwanto
Departement of Economic Education Pasundan University Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengkaji Optimalisasi Ekosistem Kewirausahaan di Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah: Sebuah Tinjauan Literatur Dindin Abdurohim Brata Sonjaya; Ferdyansyah Wicaksono; Bambang Heru Purwanto
International Journal of Small and Medium Enterprises and Business Sustainability Vol. 10 No. 1 (2025): march
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ijsmebs.v10i1.21885

Abstract

Ekosistem kewirausahaan (EE) sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan global. Studi ini mensintesis literatur yang ada tentang ekosistem kewirausahaan, dengan fokus pada kerangka kerja pengukuran dan indikator kontekstual yang relevan dengan UMKM. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan tinjauan literatur sistematis, data dikumpulkan dari basis data ilmiah dan dianalisis melalui alat bibliometrik seperti VOSviewer untuk mengidentifikasi tema dan kesenjangan yang dominan. Temuan ini menyoroti komponen-komponen kunci dari PLH, termasuk kebijakan publik, akses keuangan, budaya kewirausahaan, infrastruktur teknologi, dan ketangguhan, yang secara kolektif memengaruhi keberhasilan UMKM. Meskipun ada kemajuan, masih ada tantangan dalam mengembangkan metrik lokal dan holistik yang dapat menangkap kebutuhan UMKM, terutama di daerah berkembang. Diskusi ini menekankan peran inovasi dan kolaborasi lintas pemerintah, sektor swasta, dan akademisi untuk mendorong ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan. Implikasi praktisnya termasuk merancang kebijakan untuk mempromosikan akses keuangan, digitalisasi, dan pendidikan kewirausahaan, di samping membina kolaborasi lintas sektor untuk menjembatani kesenjangan sumber daya. Penelitian di masa depan harus berfokus pada pengembangan kerangka kerja pengukuran yang dapat diadaptasi dan terstandardisasi yang menggabungkan dimensi sosial-ekonomi dan lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya akan meningkatkan daya saing UMKM, tetapi juga mendukung agenda yang lebih luas, yaitu pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.