Ristianti
Program Magister Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tanjungpura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Mendukung Capaian Akademik Siswa Slow Learner di Sekolah Dasar Ristianti; Dewi Kapita Sari
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Beru'-Beru': Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman kesiapan belajar di kelas reguler menuntut guru menyediakan dukungan yang responsif, terutama bagi siswa slow learner yang memerlukan waktu, pengulangan, dan bimbingan lebih intensif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi guru kelas VI dalam memetakan kebutuhan belajar dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi untuk mendukung perkembangan capaian akademik siswa di SDN 93 Singkawang. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu asesmen awal, perancangan pembelajaran bersama guru, pendampingan implementasi di kelas, serta evaluasi dan refleksi. Mitra kegiatan melibatkan guru kelas VI dan 30 siswa; sebanyak 11 siswa dengan karakteristik slow learner menjadi kelompok yang memperoleh perhatian pendampingan lebih terarah. Data evaluasi program dikumpulkan melalui dokumentasi hasil belajar, observasi, dan wawancara guru, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata capaian 30 siswa berubah dari 62,83 menjadi 75,00. Pada 11 siswa slow learner, rata-rata capaian berubah dari 52,27 menjadi 64,55 atau meningkat 12,27 poin. Seluruh siswa slow learner mengalami perkembangan sebesar 5-20 poin; empat siswa mencapai rentang 70-79 dan tujuh siswa mencapai rentang 60-69. Pemetaan kebutuhan memperlihatkan empat masalah dominan, yaitu memerlukan waktu lebih lama untuk memahami materi, membutuhkan bimbingan akademik, sulit mempertahankan konsentrasi, dan kesulitan mengungkapkan pemahaman dengan bahasa sendiri. Pendampingan membantu guru menata tempo, tahapan tugas, pengulangan, bentuk respons, dan umpan balik secara lebih adaptif. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis asesmen awal layak digunakan untuk memperkuat praktik pembelajaran inklusif, meskipun perubahan nilai tidak ditafsirkan sebagai hubungan sebab-akibat.