Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Digital Marketing dan Experiential Marketing terhadap Minat Kunjungan Ulang melalui Kepuasan Pengunjung Shierley Aisyah; Arik Susbiyani; Budi Santoso
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i1.1712

Abstract

Permasalahan fluktuasi jumlah pengunjung di objek wisata Rembangan, Kabupaten Jember, yang masih menunjukkan ketidakstabilan selama empat tahun terakhir. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil observasi dan Dinas Pariwisata Kabupaten Jember, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan experiential marketing terhadap minat kunjung ulang, dengan kepuasan pengunjung sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung dan minat kunjung ulang. Sebaliknya, experiential marketing tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap minat kunjung ulang, namun memberikan dampak positif terhadap kepuasan pengunjung. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan pengunjung memediasi hubungan antara experiential marketing dan minat kunjung ulang, yang berarti bahwa pengalaman wisata yang memuaskan dapat meningkatkan minat pengunjung untuk kembali, meskipun pengalaman tersebut belum tentu secara langsung menarik minat kunjung ulang.Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pengelola destinasi untuk meningkatkan kualitas digital marketing serta menyempurnakan pengalaman wisata yang ditawarkan agar lebih dinamis dan berkesan. Dengan menitikberatkan pada kepuasan pengunjung sebagai penghubung antara strategi pemasaran dan minat kunjung ulang, pengelola dapat menciptakan loyalitas pengunjung yang lebih kuat. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan stabilitas jumlah pengunjung sehingga mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Jember.