Sulistyarini
Universitas An Nuur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFFECTIVENESS OF PLAYING ORIGAMI AND PUZZLE IN MOTORIC DEVELOPMENT ON 4 – 5 YEARS OLD CHILDREN AT KEMALA BHAYANGKARI KINDERGARTEN 38 PURWODADI GROBOGAN Ni Made Sri Budhi Utami; Sulistyarini
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 4 No 01 (2019): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background; Fine motor delay is a common problem in pre-school children. Children withfine motor delay in KemalaBhayangkari kindergarten are about 32 children. AccordingDelgado (2016) 12-18% of children's population in developing countries show significantdelay in psychomotor ability resulting behavior problems and difficulty in learning process.One of the strategies that can be used to train fine motor development is to play origami andplay a puzzle. The purpose of this research is to know effectiveness of playing origami andplaying puzzle in fine motor development on 4 – 5 years old children in Kemala BhayangkariKindergarten 38 Purwodadi - Grobogan Method; The research design thatwas used in this study was Quasi Experimet with PosttestOnly Control Group Design approach. The sampling technique was Probability samplingwith random sampling method (simple random sampling) with 32 respondent. Result; Based on the analysis using SPSS 16.0, the average value for development speedafter being treated with origami is 6.19 days, while for the speed of development after beingtreated with puzzle is 8.13 days. In addition, from Mann-Whitney test, ρ value is 0.003 (α =0.05) which shows the difference of effectiveness of playing origami and playing puzzledealing with the development of fine motor. Conclusion; From the results of the above research it can be concluded that there aredifferences between the effectiveness of playing origami and playing puzzle dealing with finemotor development on 4-5 years old children.
PENGARUH PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN MASYARAKAT TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA TARUB KECAMATAN TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN Putri Aristiyani; Meity Mulya Susanti; Sulistyarini
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2016): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang – Pengetahuan, sikap dan tindakan adalah komponen yang berkaitan dengan semua kegiatan seseorang baik yang dapat diamati maupun yang tidak dapat diamati. Pengetahuan, sikap dan tindakan merupakan variabel yang erat kaitannya dengan kejadian Demam Berdarah Dengue. Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Pada tahun 2016, Desa Tarub merupakan memiliki angka kejadian Demam Berdarah Dengue tertinggi di Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan. Pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat yang buruk dapat memicu kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh antara pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue di Desa Tarub Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan   Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah nonprobability sampling yaitu sampling jenuh dan didapatkan 90 responden.   Hasil: Berdasarkan analisa menggunakan komputerisasi dengan Uji Chi-Square observed untuk sel a,b,c,d,e,f masing-masing 4,35,9,7,32,3 sedangkan nilai rownya masing-masing 10,3%, 89,7%, 56,2%, 43,8% ,91,4%, 8,6%. Selain itu, dari hasil uji diperoleh nilai p=0,000 < alpha (0,05) yang menunjukan adanya pengaruh pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue.   Simpulan: Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue di Desa Tarub Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan