Fitriani
Dosen Universitas An Nuur

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP ANGKA KEJADIAN PERNIKAHAN DINI DI WILAYAH DESA JAMBON KECAMATAN PULOKULON Fitriani; Rahmawati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 5 No 02 (2020): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini merupakan suatu pernikahan formal atau tidak formal yang dilakukan dibawah usia 18 tahun.kabupaten grobogan berada pada angka pernikahan dini tertinggi ketiga di jawa tengah. penyebab utama terjadinya pernikahan usia dini diakibatkan adanya hamil di luar nikah. Oleh karana itu perlu dilakukan pendidikana kesehatan tentang pernikahan dini untuk menurunkan angka kejadian pernikahan pada usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media poster dan leafletterhadap penurunan kejadian angka pernikahan dini di desa jambon. Metode: desain yang digunakan pada penelitian ini pre experimental design.dengan pendekatan pre-post test gruop. Tehnik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah responden 158 responden. Hasi: Berdasarkan uji wilcoxon Diketahui p value (0,317) < α 0,05. Dari hasil uji beda diatas menunjukkan nilai p value lebih besar dari 0,05 artinya tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media poster dan leaflet terhadap penuruna angka penikahan dini. Kesimpulan: tidak terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan angka kejadian pernikahan dini di wilayah Desa Jambon Kecamatan Pulokulon.
HUBUNGANPENGETAHUANREMAJAPUTRITENTANGPERUBAHANFISIK DENGANPENYESUAIANDIRIMASAPUBERTAS Fitriani; Rahmawati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7 No 02 (2022): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang– Masa remaja merupakan masa transisi yang ditandai oleh adanya perubahan fisik, emosi, psikis dan sering disebut masa pubertas. Perubahan fisik pada masa pubertas terjadi seiring dengan perkembangan seks primer dan sekunder. Pengetahuan yang rendah sangat berdampak pada sikap dan perilaku remaja saat menjalani masa pubertas. Tujuan– Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang perubahan fisik dengan penyesuaian diri pada masa pubertas . Metode– Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Deskriptif Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling, dan didapatkan 72 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner, kuesioner tentang pengetahuan dan penyesuaian untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan penyesuaian diri pada masa pubertas. Analisis data yang digunakan adalah uji Spearmanrho. Hasil– Berdasarkan analisis dengan uji Spearaman rho diperoleh nilai ???? = 0,022 jadi korelasi kedua variabel signifikan karena besarnyanilai p (p-value) lebih kecil dibandingkan dengan besarnya ???? = 0,05. Berarti secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara kedua variabel. Kesimpulan– Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang perubahan fisik dengan penyesuaian diri pada masa pubertas
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN VIDEO ANIMASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PERNIKAHAN DINI PADA PELAJAR DI SMP N 2 GUBUG Rahmawati; Meity Mulya Susanti; Andini Ami Jayanti; Dwi Ernawati; Fitriani
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 10 No 01 (2025): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang; Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh individu yang belum mencapai usia dewasa secara hukum atau psikologis. Pernikahan dini di dunia memiliki prevalensi sebesar 69,3% dan 46% usia 16-18 tahun, di indonesia terdapat 1.220.900 anak melakukan pernikahan dini, di Jawa Tengah ada 13.595 kasus pernikahan dini dan di kabupaten Grobogan ada 901 kasus pernikahan dini. Di SMP N 2 Gubug ada 5 anak yang tidak tahu apa itu definisi pernikahan dini, faktor dan dampak dari pernikahan dini. Pendidikan kesehatan dapat mempengaruhi perubahan peningkatan pengetahuan tentang pernikahan dini melalui proses belajar. Media video animasi digunakan untuk memberikan penjelasan pengetahuan tentang pernikahan dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan video animasi terhadap tingkat pengetahuan tentang pernikahan dini. Metodologi; Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre Eksperiment dan menggunakan pendekatan One Groub Pretest-Possttest design. Teknik yang digunakan penelitian ini adalah probability sampling dengan pengambilan populasi secara acak (simple random sampling) dengan total 70 responden kelas 2 SMP N 2 Gubug. Hasil; Berdasarkan uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai p value 0,000 < 0,05 yang artinya Hadierima ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan video animasi terhadap tingkat pengetahuan pernikahan dini pada pelajar di SMP N 2 Gubug. Kesimpulan; Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh pendidikan kesehatandengan video animasi terhadap tingkat pengetahuan tentang pernikahan dini pada pelajar diSMP N 2 Gubug.
HUBUNGAN USIA MENARCHE DENGAN USIA MENOPOUSE DI DESA BRAWAH TAMANSARI Fitriani; Febriana Tri Kususmawati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 10 No 01 (2025): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Usia lanjut mengalami berbagai perubahan, termasuk penurunan kemampuan fisik, mental, dan sosial, serta perubahan dalam fungsi tubuh. telah mencapai kematangan, perubahan – perubahan yang terjadi pada masa usia lanjut bersifat irreversible atau menetap. Salah satu masalah usia lanjut yang terjadi pada Wanita adalah terjadi nya menopause. Menopouse sendiri terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor temasuk salahsatunya adalah menarche. Beberapa artikel mengatakan seseorang yang mengalamimenarche lebih cepat maka akan mengalami menopouse yang cepat dan juga sebaliknya. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk melaksanakan penelitian dengan judul Hubungan usia menarche dengan usia menopause di desa brawah tamansari. Tujuan : Mengetahui hubungan usia menarche terhadap usia menopause pada Wanita menopause di desa brawah tamansari. Metode : Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah wanita yang sudah menopause sebanyak 70 responden. Hasil & Kesimpulan : Ada hubungan usia menarche dengan usia menopause p Makin dini menarche terjadi, makin lambat menopause timbul. Model regresi yang diperoleh : y=62,008 – 0,911x. Jika menarche 8 tahun akan memasuki usia menopause 55 tahun, usia menarche 13 tahun akan memasuki usia menopause 50 tahun sedangkan usia menarche 19 tahun akan memasuki usia menopause 45 tahun.