I Made Anom Sutrisna Wijaya
Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perubahan Sebaran Sifat Fisik Tanah Akibat Pengaplikasian Jerami Padi (Oryza Sativa. L) Terfermentasi Kadek Andre Jaya Kusuma; I Made Anom Sutrisna Wijaya; Ida Ayu Gede Bintang Madrini
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 14 No 1 (2026): Inpress
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p09

Abstract

Pertanian padi adalah salah satu sektor yang sangat penting bagi ketahanan pangan sebuah negara, pemanfaatan bahan organik seperti jerami padi (Oryza sativa L.) yang telah melalui proses fermentasi menjadi strategi penting dalam perbaikan kualitas tanah khususnya pada sifat fisik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perubahan sifat fisik tanah dan perubahan sebaran sifat fisik tanah akibat pengaplikasian jerami padi (Oryza Sativa. L) terfermentasi. Parameter yang diamati meliputi berat volume (BV), berat jenis (BJ), porositas dan permeabilitas (K), serta menyajikan peta distribusi spasial sifat fisik dan perubahannya. Metode penelitian menggunakan enam kombinasi perlakuan pada jerami padi yang diaplikasikan pada lahan, yaitu kombinasi dosis inokulan Trichoderma yaitu 1 kali dan 2 kali dosis standar dengan kode (D). Dan lama fermentasi (m) 1, 2, dan 3 minggu. Masing-masing diulang tiga kali. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif dan spasial menggunakan interpolasi IDW/Kringking. Hasil penelitian memperoleh nilai sebaran dan nilai perubahan sebaran yang tertinggi/terlihat disetiap perlakuan yaitu pada analisis BV kode 2M1D sebesar 0,002 g/cm3, dengan nilai awal dari 1,15 menjadi 1,11 g/cm3. kemudian analisis BJ kode 3M1D sebesar 0,03 g/cm3, dengan nilai awal dari 2,54 menjadi 2,57 g/cm3. Pada analisis Porositas kode 2M2D turun sebesar 0,49 %, dengan nilai awal dari 44,78 menjadi 44,29 %, sedangkan pada analisis K menunjukan kode 3M2D sebesar yaitu 0,02 cm/jam, dengan nilai awal dari 2,9 menjadi 2,7 cm/jam. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi jerami terfermentasi dapat merubah nilai dan sebaran sifat fisik tanah pada lahan pertanian.