Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kinerja Sistem Keamanan Pangan Produk Selada Keriting (Lactuca sativa L.) dalam Proses Kreasi Nilai di Hotel Bintang Lima di Bali (Studi Kasus di Salah Satu Supplier Hotel Bintang Lima) Muhammad Ryzad Akbar; I Made Supartha Utama; Yohanes Setiyo
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 14 No 1 (2026): Inpress
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/jbeta.2026.v14.i01.p16

Abstract

Pertumbuhan industri perhotelan mewah di Bali telah meningkatkan permintaan akan produk hortikultura segar dengan standar keamanan pangan tinggi, termasuk selada keriting yang dikonsumsi mentah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem keamanan pangan yang diterapkan oleh intermediary X sebagai intermediary dalam rantai pasok hortikultura dan menganalisis persepsi nilai dari hotel-hotel bintang lima terhadap produk yang dipasok. Pendekatan penelitian menggunakan metode studi kasus evaluatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, audit dokumen, dan analisis mikrobiologis menggunakan parameter Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intermediary X telah memenuhi sejumlah aspek mutu intrinsik dan layanan hotel, restoran, dan catering (HORECA) yang dibutuhkan hotel, sistem keamanan pangan yang diterapkan masih bersifat parsial dan belum terdokumentasi secara lengkap sesuai standar ISO 22000. Ditemukan pula adanya kesenjangan dalam aspek traceability, evaluasi pemasok, dan dokumentasi kebijakan keamanan pangan. Tingkat kontaminasi E. coli ditemukan pada titik T0 (7,4 & 16 MPN/gr), T1 (7,4 & <3 MPN/gr), dan T2 selama distribusi menunjukkan pentingnya peningkatan sistem sanitasi dan pengendalian pascapanen. Studi ini menekankan perlunya penguatan sistem keamanan pangan berbasis risiko untuk menjembatani kebutuhan pasar premium dan kondisi produksi lokal.