Hutabarat, Oditha R.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEDAGOGI HATI: MODEL PAK SEBAGAI PENDIDIKAN POLITIK BAGI WARGA GEREJA DI INDONESIA Hutabarat, Oditha R.
Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama Vol 2, No 1 (2018): J.VoW Vol. 2 No. 1 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologia Wesley Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.634 KB) | DOI: 10.36972/jvow.v2i1.19

Abstract

Artikel ini berisi kajian tentang pedagogi hati ( istilah ini yang dikemukakan tokoh pendidikan Amerika latin secara khusus Paulo Freire berbicara tentang Brazil)1 dan relevansinya sebagai salah satu model Pendidikan Agama kristen (PAK) bagi warga gereja di Indonesia. Pedagogi hati adalah sebuah model pendidikan politik yang berpusat pada hati nurani. Relevansinya karena suasana dan kondisi pada saat itu ketika Freire menemukan pendapatnya tentang pedagogi hati menurut penulis ada kemiripan dengan suasana dan kondisi perpolitikan di Indonesia sekarang yang disebut sebagai tahun politik.Isu-isu kemiskinan, ketidakadilan, ekonomi yang tidak bertumbuh,multi partai, perkembangan teknologi, arus globalisasi menjadi ciri kondisi Brazil menjadi pergumulan Freire, sehingga kemudiani melahirkan pedagogi hati. Kondisi yang dialami Freire ada kemiripan dengan Indonesia sekarang bahakan dengan kondisi dunia. Freire berpendapat bahwa masyarakat Amerika Latin dan Tengah khususnya brazil memerlukan proses konsientisasi (penyadaran) akan realitanya sehingga kemudian dapat mengubah keadaannya melalui pedagogi hati, kemudian dapat berpartisipasi aktif secara demokratis membangun masyarakat dan bangsanya dalam berbagai sektor kehidupan.PAK sebagai bagian tugas Gereja menjadi media berteologi agar mendidik warga Gereja dalam kondisi dan situasi apapun termasuk kondisi Indonesia dalam tahun politik. Pengembangan pedagogi hati atau dalam istilah PAK pengembangan seutuhnya manusia khususnya ranah afektifnya sangat penting karena PAK berdasar pada Alkitab yang berisi tentang kesaksian dan pengenalan serta pertumbuhan iman warga Gereja pada Tuhan Yesus Kristus.