Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dialog Antar Umat Beragama di Indonesia: Perspektif A.Mukti Ali Anwar, Moh. Khoiril
Jurnal Dakwah Vol. 19 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jd.2018.19105

Abstract

Dialog antar umat beragama dianggap cukup efektif untuk menciptakan kerukunan hidup antar umat beragama yang merupakan tujuan dari bangsa Indonesia. Tulisan  ini membahas dialog antar umat beragama perspektif A. Mukti Ali untuk melihat bagaimana pandangan A.Mukti Ali tentang perbedaan agama. Permasalahan yang dianggap penting oleh penulis adalah bagaimana memahami dialog antar umat beragama, bagaimana menjalankan dialog antar umat beragama, dan konstribusi dialog antar umat beragama terhadap Indonesia. A. Mukti Ali mendefinisikan dialog tidak dalam pengertian cara atau metode yang dilakukan oleh dua belah pihak atau lebih dalam mengkomunikasikan perbedaan sebagaimana belakangan banyak dipahami orang. Pengertian ini dapat terjebak pada penekanan pertemuan dan selebrasi. Menurut A. Mukti Ali, kata yang sepadan dengan dialog adalah concourse yang berarti berlari bersama, bergerak bersama, bergerak maju bersama, bukan hanya berbicara satu dengan yang lain.
REVITALISASI NILAI BUDAYA MADURA SEBAGAI MODAL SOSIAL UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN SUMENEP Anwar, Moh. Khoiril; Hidayatullah, Fawait
Jurnal Karaton Vol 4 No 2 (2025): Karaton: Jurnal Inovasi Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis bentuk-bentuk nilai budaya Madura yang masih hidup di tengah masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya pada tradisi Rampak Naong Beringin Korong, musik Saronen, seni Sape Sono’, dan etos kerja masyarakat Madura, dalam perspektif modal sosial yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berbasis kajian literatur (library research) yang memperhatikan aspek historis, sosial, dan fungsional dari kebudayaan lokal tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam empat bentuk budaya tersebut mencerminkan solidaritas sosial, disiplin kolektif, kerja keras, serta pelestarian identitas lokal yang menjadi basis penting bagi pembangunan yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan budaya di Sumenep. Dengan pendekatan revitalisasi budaya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada penguatan karakter dan kohesi sosial masyarakat.