Etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari hubungan masyarakat denganpemanfaatan tumbuhan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sebagai kosmetik tradisional. Kosmetik tradisional merupakan bahan alami yang digunakan untuk perawatan kulit, rambut, dan tubuh bagian luar yang diperoleh dari tumbuhan serta diolah secara sederhana dengan pengetahuan budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat tersebut. Namun, penggunaan tumbuhan sebagai kosmetik tradisional saat ini mulai berkurang seiring berkembangnya produk kosmetik modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang berpotensi bahan kosmetik tradisional serta manfaatnya pada masyarakat suku Melayu Rawas di kelurahan Muara Kulam, kecamatan Ulu Rawas, kabupaten Musi Rawas Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Data diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara dengan beberapa warga di kelurahan Muara Kulam, serta referensi dari jurnal dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 22 jenis tumbuhan dari berbagai famili yang dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik tradisional. Famili tumbuhan yang paling banyak ditemukan yaitu Arecaceae, Zingiberaceae, dan Poaceae dengan masing-masing terdiri dari atas dua spesies. Tumbuhan tersebut digunakan untuk perawatan kulit, rambut, kuku, serta penghilang bau badan. Pemanfaatan tumbuhan sebagai kosmetik tradisional perlu didokumentasikan agar pengetahuan tersebut tidak semakin berkurang di masyarakat.