Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ARSITEKTUR VERNAKULAR: PENERAPAN ARSITEKTUR VERNAKULAR PADA BANGUNAN RUMAH SINGGAH TUAN KADI DI KOTA PEKANBARU Nasril S; Elfida Agus
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.278

Abstract

Kota Pekanbaru merupakan ibu kota Provinsi Riau yang memiliki visi untuk mewujudkan identitas kota dengan lingkup budaya Melayu Riau. Upaya pelestarian budaya menjadi langkah yang ditetapkan oleh pemerintah khususnya pada sektor pariwisata. Salah satunya dengan ditetapkannya Rumah Singgah Tuan Kadi sebagai situs cagar budaya yang menjadi objek destinasi wisata kebudayaan dan sejarah dengan ciri khas bangunan tradisional Melayu Riau dari segi eksterior maupun interiornya. Rumah Singgah Tuan Kadi dapat dikunjungi penduduk sekitar maupun wisatawan, kegiatan pemotretan, serta kegiatan kebudayaan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan Arsitektur Vernakular pada bangunan tradisional seperti Rumah Singgah Tuan Kadi sebagai salah satu ciri khas kebudayaan Melayu Riau. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif interpretatif dengan menganalisis data observasi dan dokumentasi pada Rumah Singgah Tuan Kadi disertai dengan wawancara dan keterkaitannya dengan landasan teori mengenai penerapan Arsitektur Vernakular pada bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan identifikasi mengenai penerapan Arsitektur Vernakular pada elemen interior yang ada pada rumah tradisional di Kota Pekanbaru. Dari hasil yang diperoleh pada Rumah Singgah Tuan Kadi dipengaruhi oleh kebudayaan Melayu yang tersebar pada masa kejayaan kerajaan Siak Sri Indra Pura sebagai tempat persinggahan sultan dan diambil alih oleh Belanda sebagai kantor. Penerapan pada eksterior dan interior pada rumah tradisional dapat menjadi acuan rekomendasi dalam perancangan desain yang merefleksikan identitas budaya pada bangunan ruang publik di Kota Pekanbaru.
ARSITEKTUR VERNAKULAR: ZONASI KAWASAN CAGAR BUDAYA NASIONAL (KCBN) PEMUKIMAN ADAT NAGARI SIJUNJUNG, KAB. SIJUNJUNG SUMATERA BARAT Elfida Agus; Nasril S
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.280

Abstract

ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan perkembangan Kawasan Cagar Budaya Kampung Adat Padang Ranah dan Padang Bato Nagari Sijunjung Kabupaten Sijunjung yang merupakan kampung cagar budaya yang akan dikembangkan sebagai wisata kampong budaya. Perkampungan Adat Jorong Padang Ranah dan Tanah Bato, Nagari Sijunjung pada saat ini telah masuk daftar altenatif warisan dunia UNESCO. Sebelumnya perkampungan adat ini hanya untuk tempat mengadakan acara-acara ninik mamak cucu kemenakan. Sekarang Perkampungan Adat telah menjadi salah satu geoshet dari Geopark Ranah Silokek. Salah satu pendukung Geopark Silokek. Satuan ruang geografis Kawasan Perkampungan Adat Nagari Sijunjung merupakan representasi perkampungan masyarakat matrilineal Minangkabau dari kelarasan Koto Piliang (aristokrasi) dan Bodi Chaniago (demokrasi) yang hidup berdampingan. Dalam kawasan ini terdapat sekumpulan (77 buah) rumah tradisional Minangkabau (rumah gadang) yang merupakan simbol kaum (clan) berbasis matrilineal yang masih berfungsi (living monument) dan tertata rapi dalam satu landskap kawasan. Metode yang digunakan dalam menyusun penelitian ini menggunakan teknik pendekatan sistematis dengan membagi kegiatan dalam empat tahap seperti tahap persiapan, tahap inventaris, tahap analisis, tahap sistesis dan tahap rekomendasi zonasi. Hasil penelitian ini berupa menyusun zonasi serta membagi recana pengembangan dalam indikasi program.