Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong kebutuhan akan akses internet berkecepatan tinggi hingga ke wilayah pedesaan. Jorong Lundar, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman merupakan salah satu wilayah rural yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan fiber optik sehingga kualitas layanan internet yang tersedia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang jaringan Fiber To The Home (FTTH) berbasis Gigabit Passive Optical Network (GPON) sebagai solusi penyediaan layanan broadband yang andal dan mampu menjangkau seluruh wilayah Lumdar.Hasil perancangan menunjukkan bahwa jaringan FTTH berbasis GPON mampu melayani 188 homepass dengan menggunakan 1 unit Optical Distribution Cabinet (ODC) dan 24 unit Optical Distribution Point (ODP). Jalur Feeder dirancang dari STO Panti menuju Lundar dengan panjang sekitar 8,6 km serta menggunakan konfigurasi splitter 1:4 pada ODC dan splitter 1:8 pada ODP untuk mendistribusikan layanan secara merata dan efisien. Hasil evaluasi performansi jaringan menunjukkan bahwa nilai Received Power pada seluruh jalur pengujian berada pada rentang −18 dBm hingga −19 dBm sehingga memenuhi standar sensitivitas penerima GPON. Nilai Rise Time Budget yang diperoleh sebesar 0,27 ns masih berada di bawah batas maksimum standar sebesar 0,29 ns. Selain itu, nilai Bit Error Rate (BER) berada jauh di bawah batas standar 10⁻⁹ dengan nilai Q-Factor lebih besar dari 6, yang menunjukkan kualitas sinyal sangat baik dan tingkat kesalahan transmisi yang sangat rendah. Berdasarkan hasil tersebut, rancangan jaringan FTTH berbasis GPON dinyatakan layak untuk diimplementasikan di Jorong Lundar.