AbstrakRendahnya pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran inovatif di kalangan Guru SD Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau menjadi permasalahan utama yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran digital berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 dengan mitra sasaran 5 Guru SD dari berbagai sekolah di Kecamatan Parindu yang mengikuti workshop satu hari penuh. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: persiapan (survei kebutuhan dan penyusunan materi), pelaksanaan (ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung), serta evaluasi menggunakan angket kepuasan dan penilaian hasil praktik pembuatan kuis interaktif. Dua sesi utama disampaikan oleh narasumber dari FKIP Universitas Tanjungpura, mencakup transformasi pembelajaran di era digital dan pemanfaatan Quizizz sebagai media evaluasi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta: 87,5% peserta menyatakan pemahaman mereka meningkat, 82,5% berhasil membuat kuis interaktif berbasis Quizizz, dan 90% menyatakan termotivasi untuk menerapkan teknologi dalam pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini efektif meningkatkan kompetensi dan motivasi guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital pembelajaran di wilayah non-perkotaan Kalimantan Barat. Kata kunci: kompetensi guru; media pembelajaran digital; pengabdian masyarakat; quizizz; TPACK. AbstractThe low utilization of technology as innovative learning media among elementary school teachers in Parindu District, Sanggau Regency is the main problem underlying this community service activity. This activity aims to improve teachers' competence in designing and using digital learning media based on Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). The activity was carried out in March 2026, with 5 elementary teachers from various schools in Parindu District participating in a full-day workshop. The implementation method includes three stages: preparation (needs survey and material development), implementation (interactive lectures, demonstrations, and hands-on practice), and evaluation using satisfaction questionnaires and assessment of interactive quiz outputs. Two main sessions were delivered by speakers from FKIP Universitas Tanjungpura, covering digital learning transformation and the use of Quizizz as an interactive evaluation tool. The results showed significant improvements: 87.5% of participants reported increased understanding, 82.5% successfully created Quizizz-based interactive quizzes, and 90% expressed motivation to apply technology in their teaching. It can be concluded that this activity effectively improved teachers' competence and motivation in integrating technology into learning, while contributing to digital learning transformation in non-urban areas of West Kalimantan. Keywords: community service; digital learning media; quizizz; teacher competency; TPACK.