Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur modal, likuiditas, dan reputasi audit terhadap profitabilitas perusahaan pada sektor Consumer Non-Cyclicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024, dengan ukuran perusahaan digunakan sebagai variabel kontrol.Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif menggunakan data panel yang mencakup 284 observasi dari 71 perusahaan selama empat tahun pengamatan. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling, sedangkan analisis dilakukan menggunakan Random Effects Model (REM). Untuk memperoleh estimasi parameter yang lebih andal, digunakan robust standard errors. Profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA), struktur modal diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), likuiditas menggunakan Current Ratio (CR), reputasi audit direpresentasikan oleh afiliasi auditor Big 4, dan ukuran perusahaan dihitung berdasarkan logaritma natural total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DER menunjukkan hubungan negatif dan signifikan terhadap ROA, yang mengindikasikan bahwa peningkatan penggunaan utang cenderung menurunkan tingkat profitabilitas perusahaan. Sebaliknya, CR dan reputasi auditor Big 4 terbukti memberikan menunjukkan hubungan positif dan signifikan terhadap ROA. Selain itu, firm size juga memiliki hubungah positif yang signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan struktur pendanaan yang optimal, pemeliharaan likuiditas yang memadai, serta pemilihan auditor bereputasi tinggi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.