Ulayya Alfa Tsuroya
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Proses Metakognitif Peserta Didik SMP dalam Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Ulayya Alfa Tsuroya; Erni Widiyastuti
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5038

Abstract

Proses metakognitif merupakan komponen penting dalam pemecahan masalah matematis karena membantu peserta didik merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses berpikirnya agar memperoleh solusi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi proses metakognitif peserta didik SMP dalam pemecahan masalah matematis ditinjau dari gaya belajar Honey dan Mumford. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan delapan peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling, masing-masing terdiri atas dua peserta didik bergaya belajar aktivis, reflektor, teoris, dan pragmatis. Data dikumpulkan melalui angket gaya belajar, tes pemecahan masalah matematis, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses metakognitif pada tahap planning telah muncul pada seluruh gaya belajar dengan kualitas yang berbeda. Peserta didik bergaya belajar teoris menunjukkan perencanaan dan pemantauan yang paling sistematis, sedangkan peserta didik bergaya belajar reflektor dan pragmatis masih mengalami kesulitan dalam menentukan strategi yang sesuai. Pada tahap monitoring, peserta didik bergaya belajar aktivis dan pragmatis belum konsisten dalam mengenali serta memperbaiki kesalahan. Pada tahap evaluation, seluruh subjek mampu merefleksikan proses berpikir melalui wawancara, tetapi aktivitas tersebut belum sepenuhnya tercermin pada jawaban tertulis. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik gaya belajar memengaruhi kualitas proses metakognitif peserta didik dalam merencanakan, memantau, dan mengevaluasi penyelesaian masalah matematis. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan strategi pembelajaran yang mendukung proses metakognitif sesuai karakteristik gaya belajar serta melibatkan subjek dan materi yang lebih beragam.