Menurut World Health Organization (2020) angka kejadian Chronic Kidney Disease (CKD) di seluruh dunia mencapai 10% dari populasi. Jika tidak ditangani dengan tepat maka akan muncul komplikasi yang berkontribusi pada morbiditas, mortalitas dan kualitas hidup yang buruk dan penderita akan mengalami perawatan secara intensif. Dekubitus merupakan masalah yang sering ditemukan di rumah sakit yang mengakibatkan berbagai masalah keperawatan pada pasien. Luka dekubitus adalah jenis luka yang timbul akibat tekanan yang berkepanjangan yang pada area tubuh tertentu sehingga menyebabkan iskemia jaringan yang pada akhirnya menyebabkan ulkus dekubitus. Laporan ini bertujuan mendeskripsikan penerapan massage effleurage menggunakan Nigella Sativa Oil (NSO) pada pasien CKD dengan risiko dekubitus di ICU. Laporan kasus ini menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang melibatkan 1 klien laki-laki berusia 57 tahun dengan diagnosis medis gagal napas tipe II + Pneumonia Bilateral + ALO + CKD on HD. Intervensi yang dilakukan adalah massage effleurage menggunakan Nigella Sativa Oil (NSO) selama 2 menit di setiap bagian anggota tubuh yang berisiko terjadi dekubitus (scapula, siku tangan, punggung, sacrum, tulang pinggul, dan tumit) dengan menggunakan alat ukur berupa Skala Braden. Setelah dilakukan intervensi massage effleurage menggunakan minyak Nigella Sativa Oil (NSO) terdapat perubahan pada skor Skala Braden bagian skapula, siku tangan dan tumit menjadi risiko tinggi dekubitus, sedangkan pada bagian punggung, trochanter (tulang pinggul) dan sakrum tidak terjadi perubahan skor dan masih kategori risiko sangat tinggi terjadi dekubitus. Temuan ini bersifat deskriptif karena intervensi diberikan pada satu pasien dan dilakukan bersamaan dengan perubahan posisi setiap 2 jam.