This Author published in this journals
All Journal Ners Muda
Dina Ulia Febri Cahyani
Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penurunan tekanan darah penderita hipertensi menggunakan kombinasi teknik relaksasi napas dalam dan terapi akupresur: studi kasus Dina Ulia Febri Cahyani; Yunie Armiyati; Arief Yanto
Ners Muda Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v7i2.22158

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular dan memerlukan pengendalian berkelanjutan. Terapi nonfarmakologis dapat digunakan sebagai pendamping tata laksana medis, termasuk kombinasi relaksasi napas dalam dan akupresur. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan perubahan tekanan darah, Mean Arterial Pressure (MAP), frekuensi nadi, dan keluhan setelah penerapan kombinasi relaksasi napas dalam dan akupresur pada penderita hipertensi. Desain yang digunakan adalah studi kasus multipel dengan pendekatan proses keperawatan pada tiga perempuan dengan riwayat hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu, Kota Semarang. Intervensi dilakukan dalam satu sesi selama 20 menit berupa relaksasi napas dalam dan akupresur pada titik GB20, LI11, LI4, PC6, dan LV3. Tekanan darah dan frekuensi nadi diukur sebelum intervensi, segera setelah intervensi, serta 15 dan 30 menit setelah intervensi. Pada pengukuran 30 menit, rerata tekanan darah sistolik menurun dari 163,0 menjadi 153,0 mmHg, diastolik dari 101,0 menjadi 86,7 mmHg, MAP dari 121,7 menjadi 108,8 mmHg, dan frekuensi nadi dari 95,7 menjadi 88,3 kali/menit. Seluruh subjek juga melaporkan berkurangnya pusing dan nyeri tengkuk serta merasa lebih nyaman. Pada tiga kasus ini, penerapan kombinasi relaksasi napas dalam dan akupresur diikuti penurunan parameter hemodinamik selama pemantauan 30 menit. Karena studi tidak menggunakan kelompok pembanding dan hanya menilai satu sesi, temuan ini bersifat deskriptif dan tidak menetapkan efektivitas kausal atau pengendalian tekanan darah jangka panjang.