This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konstituen
Widati Widati
Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Masyarakat Agraris melalui Sustainable Community-Based Tourism (SCBT) in Mina Wisata Aulia Widya Sakina; Anastasia Adiwirahayu; Widati Widati; Muhammad Laksmana Surya Adi Wibawa
Jurnal Konstituen Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Konstituen
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jk.v8i1.6339

Abstract

Transformasi pedesaan kontemporer menuntut masyarakat agraris tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga membangun sistem penghidupan yang lebih adaptif terhadap perubahan ekonomi, sosial, dan ekologis. Dalam konteks tersebut, Sustainable Community-Based Tourism (SCBT) berpotensi menjadi mekanisme transformasi masyarakat agraris. Namun demikian, sebagian besar penelitian sebelumnya masih menempatkan Community-Based Tourism sebagai instrumen pengembangan ekonomi lokal atau tata kelola wisata, sementara kajian mengenai bagaimana integrasi pertanian, perikanan, dan wisata membentuk transformasi agraris multidimensional masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pengembangan mina wisata berbasis SCBT mentransformasikan masyarakat agraris menuju pembangunan pedesaan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada Kampung Mina Padi Samberembe Kabupaten Sleman. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi, interpretasi lintas dimensi, dan pengembangan lima dimensi transformasi, yaitu ekonomi agraris, kelembagaan lokal, struktur sosial, budaya agraris, dan sosial-ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mina wisata berbasis SCBT mendorong transformasi masyarakat agraris secara multidimensional melalui restrukturisasi penghidupan, penguatan kelembagaan, perluasan partisipasi sosial, reproduksi budaya agraris, dan penguatan adaptasi sosial-ekologis. Penelitian ini berkontribusi dengan menempatkan SCBT tidak hanya sebagai pendekatan wisata berbasis masyarakat, tetapi juga sebagai mekanisme transformasi masyarakat agraris menuju pembangunan pedesaan yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.