p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Edukasi IPS
Oki Anggraeni
Pendidikan Ekonomi, Universitas Jenderal Soedirman, Kec Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53122, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Kunjungan Wisatawan terhadap Pendapatan Masyarakat Kawasan Pantai Jetis Cilacap Salsabila Putri Kenzabrina; Astriyani Astriyani; Oki Anggraeni; Dijan Rahajuni
Edukasi IPS Vol. 10 No. 1 (2026): Edukasi IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.010.1.05

Abstract

This study aims to analyze the impact of tourist visits on the income level of the community in the Jetis coastal area, Cilacap. The method used is a qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results also show that the number of tourist visits fluctuates influenced by seasonal factors, but generally has a positive impact on the community's economy. This increase encourages the emergence of various business opportunities, such as food and beverage sales, accommodation rentals, and other tourism services. Most local residents stated that their income is influenced by tourism activities, both directly and indirectly through additional income. However, there is still a small portion of the community who has not felt the optimal impact. Overall, the tourism sector plays an important role in increasing the income and welfare of the community in the Jetis coastal area. Furthermore, sustainable tourism development can strengthen local economic resilience, create employment opportunities, improve community participation, and encourage better management of coastal resources for future generations.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kunjungan wisatawan terhadap tingkat pendapatan masyarakat di kawasan pesisir Jetis, Cilacap. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh faktor musiman, tetapi secara umum memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Peningkatan tersebut mendorong munculnya berbagai peluang usaha, seperti penjualan makanan dan minuman, penyewaan akomodasi, serta jasa pariwisata lainnya. Sebagian besar masyarakat setempat menyatakan bahwa pendapatan mereka dipengaruhi oleh aktivitas pariwisata, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pendapatan tambahan. Namun, masih terdapat sebagian kecil masyarakat yang belum merasakan dampak tersebut secara optimal. Secara keseluruhan, sektor pariwisata berperan penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan pesisir Jetis. Selain itu, pengembangan pariwisata berkelanjutan dapat memperkuat ketahanan ekonomi lokal, menciptakan peluang kerja, dan mendorong pengelolaan sumber daya pesisir yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Peran Mahasiswa sebagai Agent of Change dalam Pemberdayaan Ekonomi pada Masyarakat di Universitas Jenderal Soedirman Nisrina Rahmadaniya; Siti Nur Aisyah; Oki Anggraeni; Dijan Rahajuni
Edukasi IPS Vol. 10 No. 1 (2026): Edukasi IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.010.1.04

Abstract

This study aims to analyze the role of students in empowering the local economy through their interactions with micro, small, and medium enterprises (MSMEs) around Jenderal Soedirman University (Unsoed). The research employed a descriptive qualitative approach conducted in the Grendeng and Jalan Kampus areas, Purwokerto. Data were collected through observation, documentation, and in-depth interviews involving 20 informants consisting of 5 MSME owners and 15 students selected using purposive sampling. Data were analyzed using the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source triangulation. The findings indicate that students play an important role as consumers, digital promoters, innovators, and informal collaboration partners for local MSMEs. Student activities contribute to increased market demand, business income, digital payment adoption, service innovation, product development, and business branding. However, the high dependence of MSMEs on student activities also creates income fluctuations during academic breaks. These findings demonstrate that students function not only as consumers but also as catalysts for local economic empowerment. Therefore, stronger collaboration among universities, students, and MSMEs is needed to build a sustainable and inclusive local economic empowerment ecosystem.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa dalam pemberdayaan ekonomi lokal melalui interaksi mereka dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di wilayah Grendeng dan Jalan Kampus, Purwokerto. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam yang melibatkan 20 informan, terdiri atas 5 pemilik UMKM dan 15 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai konsumen, promotor digital, inovator, dan mitra kolaborasi informal bagi UMKM lokal. Aktivitas mahasiswa berkontribusi terhadap peningkatan permintaan pasar, pendapatan usaha, adopsi pembayaran digital, inovasi layanan, pengembangan produk, dan pencitraan usaha. Namun, tingginya ketergantungan UMKM terhadap aktivitas mahasiswa juga menyebabkan fluktuasi pendapatan selama masa libur akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai konsumen, tetapi juga sebagai katalisator pemberdayaan ekonomi lokal. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan UMKM untuk membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan inklusif.