Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakterisasi Kondisi Bawah Permukaan Menggunakan Metode Geolistrik untuk Mendukung Perencanaan Infrastruktur di Kelurahan Sumber Agung Rizki Buana Agustian; Sandri Erfani; Andri Kurniawan
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v5i2.103

Abstract

Perencanaan infrastruktur memerlukan informasi kondisi bawah permukaan yang akurat karena karakteristik lapisan tanah dan batuan sangat memengaruhi daya dukung pondasi, kestabilan konstruksi, serta potensi permasalahan geoteknik. Metode geolistrik resistivitas merupakan salah satu metode geofisika yang mampu menggambarkan distribusi kondisi bawah permukaan secara kontinu dan lebih efisien dibandingkan investigasi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi kondisi bawah permukaan di Kelurahan Sumber Agung, Kota Bandar Lampung, sebagai dasar pendukung perencanaan infrastruktur. Akuisisi data dilakukan pada dua lintasan menggunakan konfigurasi Wenner dengan spasi elektroda 5 m. Data resistivitas semu dihitung menggunakan faktor geometri Wenner, kemudian diolah melalui inversi dua dimensi (2D) menggunakan perangkat lunak Res2DInv dan divisualisasikan secara tiga dimensi (3D) menggunakan Voxler. Interpretasi dilakukan berdasarkan distribusi nilai resistivitas yang dikorelasikan dengan kondisi geologi regional. Hasil inversi 2D menunjukkan rentang resistivitas sebesar 0,078-2.169 Ωm pada lintasan 1 dan 1,81-1.050 Ωm pada lintasan 2, sedangkan model 3D memperlihatkan rentang resistivitas 10,84-8.360 Ωm. Zona resistivitas tinggi diinterpretasikan sebagai batuan andesit-basalt dan breksi vulkanik yang kompak dengan daya dukung tinggi, sedangkan zona resistivitas rendah diinterpretasikan sebagai lempung jenuh air, material lapukan, dan akuifer dangkal yang memiliki daya dukung relatif rendah.