Hilarius Indra Hermawan
STMIK Pranata Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aplikasi Digital Lingkungan Gereja Katolik Untuk Mendukung Pelayanan Umat Berbasis Android Hilarius Indra Hermawan; Rama Adistya Nurtjahya Pamudji; Iswandi
ALMUISY: Journal of Al Muslim Information System Vol. 5 No. 2 (2026): ALMUISY: Journal of Al Muslim Information System
Publisher : STMIK Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gereja Katolik Paroki Santo Arnoldus Janssen Bekasi melayani puluhan ribu umat yang tersebar di 54 Wilayah dan 212 Lingkungan. Sistem pelayanan administrasi yang saat ini berjalan masih mengandalkan pendataan manual dan pengumpulan dokumen fisik. Hal ini menimbulkan berbagai masalah operasional, seperti rentannya ketidaksinkronan basis data (Big Data) umat, tingginya risiko kelalaian manusia (human error) pada pencatatan instrumen keuangan Iuran Kematian, serta lambatnya birokrasi akibat penumpukan arsip fotokopi dokumen wajib (KTP, KK, Surat Baptis, dan Surat Nikah). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Aplikasi Digital Lingkungan Gereja Katolik Berbasis Android guna memecahkan masalah inefisiensi tersebut. Pengembangan sistem perangkat lunak dalam penelitian ini menggunakan metode Waterfall, dengan pemodelan alur sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML). Sistem bagian depan (front-end) dibangun menggunakan bahasa pemrograman JavaScript dengan framework React Native, sedangkan bagian basis data didukung oleh PostgreSQL. Aplikasi yang diusulkan memiliki fungsionalitas utama berupa manajemen data umat mandiri, repositori dokumen digital (paperless), pemantauan tagihan iuran secara transparan, serta validasi persetujuan surat pengantar berbasis QR Code oleh Ketua Lingkungan. Kesimpulannya, implementasi aplikasi digital ini secara signifikan mampu mempercepat sinkronisasi data antar-Lingkungan dan Sekretariat Paroki, meminimalisir kesalahan pencatatan kas iuran, serta mewujudkan tata kelola administrasi pastoral yang lebih modern, transparan, dan terintegrasi penuh.