M. Fitriansyah
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI SEKOLAH SUNGAI PADA MAHASISWA UMKT DALAM MENJAGA KELESTARIAN EKOSISTEM SUNGAI KARANG MUMUS SAMARINDA Achmad Hasan Asyari; Ingwe Vionlenneofita Cheiya; M. Fitriansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.59228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program edukasi Sekolah Sungai pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem Sungai Karang Mumus di Samarinda. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh kondisi Sungai Karang Mumus yang mengalami berbagai permasalahan lingkungan, seperti pencemaran limbah domestik, penumpukan sampah, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai. Program Sekolah Sungai menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan yang relevan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan sungai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi pelaksanaan program. Kegiatan dilakukan melalui edukasi lingkungan, susur sungai, observasi lapangan, diskusi, serta penanaman pohon di kawasan bantaran Sungai Karang Mumus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Sekolah Sungai mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kondisi ekosistem sungai, faktor penyebab pencemaran, serta pentingnya perilaku ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga membentuk sikap peduli lingkungan dan meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan konservasi lingkungan. Program Sekolah Sungai dapat menjadi model edukasi lingkungan berbasis pengalaman lapangan yang efektif dan berkelanjutan dalam mendukung pelestarian ekosistem Sungai Karang Mumus.