The development of information and communication technology has created opportunities for innovation in Arabic language learning through the use of conventional and digital media. However, their effectiveness depends on planning that is aligned with the characteristics of the learning materials and students’ needs. This study aims to analyze the implications of instructional media planning in Arabic language learning, identify the contributions of conventional and digital media, and formulate a media integration model. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) based on the PRISMA 2020 guidelines. A total of 20 empirical articles that met the inclusion criteria were analyzed using thematic synthesis through data coding, category development, and theme generation. The findings indicate that media planning involves needs analysis, media selection, implementation, and effectiveness evaluation. Conventional media contribute to strengthening conceptual understanding, vocabulary acquisition, and reading and writing skills, whereas digital media support more interactive, flexible, and authentic learning experiences in developing Arabic language maharah. This study proposes a media integration model consisting of needs analysis, media selection, complementary implementation, and effectiveness evaluation. The findings emphasize that the success of Arabic language learning is determined by the quality of systematic media integration planning aligned with students’ needs. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membuka peluang inovasi pembelajaran Bahasa Arab melalui pemanfaatan media konvensional dan digital. Namun, efektivitas penggunaannya bergantung pada perencanaan yang sesuai dengan karakteristik materi dan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi perencanaan media pembelajaran Bahasa Arab, mengidentifikasi kontribusi media konvensional dan digital, serta merumuskan model integrasi media. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 20 artikel empiris yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan thematic synthesis melalui proses pengodean, pengelompokan kategori, dan penyusunan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan media mencakup analisis kebutuhan peserta didik, pemilihan media, implementasi, dan evaluasi efektivitas. Media konvensional berperan dalam memperkuat pemahaman konsep, penguasaan kosakata, serta keterampilan membaca dan menulis, sedangkan media digital mendukung pengalaman belajar yang lebih interaktif, fleksibel, dan autentik dalam pengembangan maharah Bahasa Arab. Penelitian ini menghasilkan model integrasi media yang meliputi analisis kebutuhan, pemilihan media, implementasi komplementer, dan evaluasi efektivitas. Temuan menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran Bahasa Arab ditentukan oleh kualitas perencanaan integrasi media yang sistematis dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.