Keberagaman agama dan budaya di Indonesia menjadi kekuatan utama dalam membangun persatuan bangsa, namun perkembangan era kontemporer menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda melalui arus informasi digital, intoleransi, dan pengaruh ekstremisme yang dapat memengaruhi komitmen kebangsaan. Kondisi tersebut menjadikan moderasi beragama penting sebagai pendekatan dalam membangun sikap keberagamaan yang seimbang, toleran, dan selaras dengan nilai kebangsaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran moderasi beragama sebagai instrumen penguatan komitmen kebangsaan generasi muda di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai konsep, teori, dan fenomena sosial yang berkaitan dengan moderasi beragama dan komitmen kebangsaan generasi muda. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, artikel ilmiah, dan dokumen pendukung lainnya yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa moderasi beragama memiliki peran penting dalam membentuk sikap toleransi, menghargai keberagaman, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga keutuhan bangsa. Selain itu, moderasi beragama juga mampu menjadi sarana pencegahan terhadap berkembangnya paham radikalisme dan sikap intoleran di kalangan generasi muda. Penguatan nilai moderasi beragama melalui pendidikan, lingkungan sosial, dan media digital dapat membangun karakter generasi muda yang lebih terbuka, inklusif, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. Dengan demikian, moderasi beragama memiliki kontribusi strategis dalam menciptakan generasi muda yang mampu menjaga harmoni sosial dan persatuan nasional di tengah dinamika era kontemporer.