Arie Risdandi
Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA PERUSAHAAN ASURANSI UMUM SWASTA NASIONAL PERIODE 2022-2024 Bayu Widdhisiadji; Antonia J. Laratmase; Arie Risdandi; Novi Fitrianti
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/2mrd7n48

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan perusahaan asuransi umum swasta nasional di Indonesia periode 2022-2024 melalui pendekatan rasio keuangan untuk menilai tingkat likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas industri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan 41 perusahaan asuransi umum swasta nasional yang dipublikasikan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Hasil menunjukkan industri mengalami ekspansi aset sebesar 33,97% dan pertumbuhan cadangan teknis sebesar 67,59% pada tahun 2024. Rasio likuiditas dan solvabilitas berada dalam kondisi sangat sehat, dengan Current Ratio konsisten di atas 300% dan rata-rata Risk Based Capital (RBC) di atas 300%, jauh melampaui batas minimum OJK sebesar 120%. Net Profit Margin (NPM) meningkat dari 17,32% pada 2022 menjadi 29,24% pada 2024, sedangkan Return on Assets (ROA) terkoreksi menjadi 2,15% pada 2024 akibat lonjakan total aset sebesar 111% dalam setahun. Pada rasio aktivitas, Total Asset Turnover (TATO) turun menjadi 7% dan Combined Ratio naik menjadi 70,76% karena pertumbuhan biaya operasional 65% melampaui pertumbuhan pendapatan 6,5%. Secara fundamental, industri asuransi umum swasta nasional memiliki permodalan yang kuat dan kapasitas risiko yang semakin besar, namun perlu meningkatkan efisiensi pemanfaatan aset dan memperketat kontrol biaya operasional