Latar Belakang: Halusinasi pendengaran merupakan suatu kondisi ketika seseorang mendengar suara yang sebenarnya tidak berasal dari rangsangan atau sumber nyata di lingkungan sekitarnya. Penatalaksanaan halusinasi pendengaran, salah satunya terapi latihan menghardik yang bertujuan membantu individu meningkatkan kemampuan mengendalikan gejala halusinasi. Tujuan: Menganalisis peneran intervensi menghardik terhadap kemampuan pasien skizofrenia dalam mengendalikan halusinasi. Metode: studi deskriptif dengan pendekatan studi kasus, berfokus pada masalah keperawatan skizofrenia. Intervensi strategi pelaksanaan (SP 1-4) dilakukan selama tiga hari. Hasil pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara yamg digunakan sebagai dasar pelaksanaan, maka peneliti memfokuskan pada intervensi untuk melakukan aktivitas mengontrol halusiansi pada pasien skizofrenia. Analisa data secara deskriptif narasi dengan membandingkan intervensi yang belum dilakukan dan setelah dilakukan kepada pasien. Hasil: Adanya penurun frekuensi halusinasi pendengaran dengan menggunakan teknik menghardik, minum obat, becakap-cakap dan melakukan aktivitas. Intervensi menghardik dapat menstabilkan kemampuan mengontrol halusinasi stimulus panca indra. Menghadrik dapat membantu seseorang untuk dapat mengontrol halusinasi. Kesimpulan: Intervensi menghardik yang dikombinasikan dengan stategi pelaksanaan (SP 1-4) efektif membantu pasien mengontrol halusinasi pendengaran dengan mengenali tanda munculnya halusinasi, mengurangi bisikan, dan meningkatkan kemampuan mengendalikan halusinasi. Intervensi menghardik secara konsisten dapat diterapkan kepada pasien yang mengalami halusinasi pendengaran dengan perlunya keterlibatan keluarga sebagai sistem pendukung.