Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Belanja Modal (Survei pada Pemerintah Kabupaten dan Kota Se-Sulawesi Tengah): The Influence of Economic Growth, Local Original Income, General Allocation Funds and Special Allocation Funds on Capital Expenditure (Survey of District and City Governments in Central Sulawesi) Dasa Febriyanti; Suwedy; Marwana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i8.5954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis dampak simultan dan parsial dari pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan dana alokasi spesifik terhadap beban modal di pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah. Ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus berpengaruh positif dan signifikan terhadap beban modal (survei di Pemerintah Daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah). Ini ditunjukkan oleh R-square 0,760 atau 76,% dan F-change 27,642 pada level signifikan 0,000. Di antara 4 variabel tersebut, ditemukan bahwa dana alokasi umum merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi belanja modal di pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah dengan nilai t 9,713 pada tingkat signifikan 0,000. Sebagian, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap beban modal dengan t-value -2,357 signifikan di level 0,024. Laba asli daerah berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap beban modal dengan nilai t -3,385 pada level signifikan 0,703. Sementara itu, dana alokasi spesifik berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap beban modal dengan nilai t sebesar 0,952 pada level signifikan 0,348.