Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Literatur: Efektivitas Berbagai Bahan Herbal Dalam Meningkatkan Sistem Imunitas Ikan: Literature Review: Effectiveness Of Various Herbal Ingredients In Improving The Fish Immune System Deswita Khansa Wulandari; Junianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6257

Abstract

Budidaya ikan sebagai penyedia protein hewani bagi masyarakat sering mendapatkan masalah terutama kesehatan ikan pada saat proses budidayanya. Untuk mengatasinya menggunakan bahan kimia yang tentu akan merugikan bagi ikan dan lingkungan. Untuk itu studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan hasil penelitian terdahulu mengenai efektifitas dari berbagai komponen tumbuhan yang telah dilakukan uji coba pada penelitian terdahulu dalam peningkatan respon imun ikan, serta dampak yang ditimbulkan terhadap produktivitas budidaya perikanan. Metode penelitian dengan studi literatur untuk kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk studi literatur. Hasil dari analisis literatur ini didapatkan hasil bahwa bahan bahan herbal yang dikaji yaitu 1). Bawang putih dapat meningkatkan respon imun ikan dan menghambat serangan patogen dengan konsentrasi optimal diseluruh penelitian adalah 10 gr/kg, 2). Jahe dapat meningkatkan imunitas dan juga pengobatan ikan dari bakteri patogen, 3). Kunyit dapat meningkatkan kualitas imun dan memaksimalkan pertumbuhan ikan, 4). Temulawak dapat meminimalisir serangan bakteri patogen dan serangan parasit serta penyembuhan luka, dan 5). Daun ketapang dapat mencegah serangan parasit dan menyembukan luka pada ikan.
Review Artikel: Kandungan Logam Berat Pada Ikan Yang Ditangkap Di Waduk Dan Sungai indonesia : Review Article: Heavy Metal Content in Fish Caught in Indonesian Reservoirs and Rivers Junianto; Muhamad Seikei Shojikana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6286

Abstract

Produksi perikanan di indonesia mencapai 23,539 juta ton pada tahun 2023, angka tersebut lebih besar dibandingkan pada tahun 2022 sebesar 22,265 juta ton (KKP, 2024). Jumlah produksi perikanan juga mempengaruhi besarnya Angka Konsumsi Ikan Nasional (AKI) di indonesia. Angka Konsumsi Ikan pada tahun 2023 sebesar 57,61 kg perkapita, meningkat daripada tahun tahun sebelumnya sebesar 57,27 kg perkapita pada tahun 2022, dan 55,16 kg perkapita pada tahun 2021. Peningkatan Konsumsi ikan berkaitan erat dengan isu keamanan pangan, terutama mengenai kontaminasi logam berat.Metode pencarian artikel mengunakan pencarian melalui google scholar dan researchgate dengan tahun penerbitan 10 tahun terakhir (2014-2024) dengan batasan cangkupan penelitian yang dilakukan pada perairan waduk dan sungai di indonesia.Berdasarkan hasil review artikel yang telah dilakukan, ditemukan bahwa urutan kelimpahan logam berat yang terdapat pada ikan di sungai dan waduk indonesia adalah Pb>Cd>Hg>Zn>As>Mn>Cu>Cr. Logam berat Timbal (Pb) menunjukan kelimpahan terbanyak dengan berbagai jenis ikan di waduk dan sungai. Wilayah terbesar mengandung logam berat Pb berada di perairan Sungai Belumai dengan spesies ikan yaitu Channa striata memiliki konsentrasi total 49,8 mg/kg.Berdasarkan artikel review yang telah dilakukan dapat memberikan informasi terkait kandungan logam berat pada ikan di perairan Waduk dan Sungai di indonesia. Kandungan cemaran logam berat yang paling banyak terdeteksi pada ikan adalah logam berat Timbal (Pb) dengan konsentrasi tertinggi sebesar 49,8 mg/kg pada spesies ikan Channa striata di Sungai Belumai. Urutan kelimpahan logam berat yang terdapat pada ikan di sungai dan waduk indonesia yaitu Pb>Cd>Hg>Zn>As>Mn>Cu>Cr.