Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan teori konstruktivisme Piaget dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMKN 1 Bagor, yang mencakup perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dicapai melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan pembelajaran, guru merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa berdasarkan modul ajar, menetapkan tujuan pembelajaran, menyiapkan materi dengan mempertimbangkan karakteristik siswa, serta menyusun kegiatan literasi agar siswa dapat mengaitkan pengetahuan awal mereka dengan pengetahuan baru. Pada tahap pelaksanaan, guru menyampaikan materi melalui kegiatan praktik, seperti diskusi dan tanya jawab. Proses penerapan teori konstruktivisme mencakup asimilasi, akomodasi, dan ekuilibrasi, di mana siswa membangun struktur kognitif mereka berdasarkan pengetahuan dan pengalaman sebelumnya. Dalam tahap evaluasi, guru menilai pemahaman siswa melalui observasi, penugasan, dan kegiatan praktik. Namun demikian, penerapan teori konstruktivisme menghadapi beberapa tantangan, seperti fasilitas yang kurang memadai dan kurangnya rasa percaya diri siswa untuk mengajukan pertanyaan. Selain itu, sebagian guru masih menyampaikan materi dengan strategi yang didominasi oleh penjelasan teoretis. Secara umum, penerapan teori konstruktivisme Piaget dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMKN 1 Bagor telah dilaksanakan dengan tepat sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Akan tetapi, fasilitas pembelajaran dan strategi guru dalam mendorong pembelajaran yang berpusat pada siswa perlu ditingkatkan.