Wirdatul Jannah
Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA PLAT BAJA ST 41 DALAM MEDIA AIR LAUT Wirdatul Jannah; Ishak Ibrahim; Sulhatun; Suryati; Fikri Hasfita
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 4 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)- August 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i4.22678

Abstract

Korosi adalah salah satu bentuk kerusakan serius yang kerap terjadi pada logam, khususnya yang terpapar lingkungan agresif seperti air laut. Kerusakan ini dapat menyebabkan degradasi material serta penurunan sifat mekanik logam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) sebagai inhibitor alami dalam menghentikan laju korosi pada baja karbon tipe ST 41 yang direndam dalam media air laut.Pengujian dilakukan dengan merendam sampel baja dalam larutan air laut yang telah ditambahkan ekstrak daun jambu biji dengan variasi konsentrasi sebesar 0,12 gr/ml, 0,14 gr/ml, 0,18 gr/ml, 0,24 gr/ml, dan 0,34 gr/ml, serta satu sampel kontrol tanpa inhibitor (0 gr/ml). Waktu perendaman ditentukan selama 5, 8, 11, dan 14 hari. Evaluasi korosi dilakukan berdasarkan pengukuran kehilangan massa (weight loss), sementara efisiensi inhibitor dihitung dari tingkat penurunan laju korosi dibandingkan sampel tanpa inhibitor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun jambu biji memberikan pengaruh signifikan dalam menekan laju korosi baja ST 41. Efisiensi inhibitor tertinggi tercapai pada konsentrasi 0,34 g/mL dengan kehilangan massa terendah sebesar 0,015 gram setelah 14 hari perendaman. Sebaliknya, kehilangan massa tertinggi sebesar 0,086 gram tercatat pada sampel tanpa inhibitor. Laju korosi tertinggi yang dicatat sebesar 1950,09 mpy terdapat pada sampel tanpa ekstrak, sedangkan laju korosi terendah sebesar 59,83 mpy diperoleh pada konsentrasi 0,34 g/mL setelah 14 hari. Pembentukan lapisan pasif yang dihasilkan oleh senyawa aktif dalam ekstrak daun jambu biji diduga menjadi penyebab utama penghambatan korosi, karena mampu melapisi permukaan logam dan menghalangi interaksi langsung dengan media korosif. Dengan demikian, ekstrak daun jambu biji berpotensi sebagai inhibitor alami yang efektif untuk menekan laju korosi baja ST 41 dalam lingkungan air laut.