Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Instrumen Tes Kemampuan Membaca Pemahaman Berdasarkan Taksonomi Barret Menggunakan Software Anates pada Siswa Sekolah Dasar Kelas 6: Analysis of Reading Comprehension Ability Test Instrument Based on Barrett's Taxonomy Using Anates Software on Elementary School Students in Grade 6 Esa Cintami Yuendi; Annisa Eka Sunarya; Wardatul Afiyah; Hafiziani Eka Putri; Ucu Nina Irawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji instrumen tes membaca pemahaman siswa kelas 6 MI Miftahul Ulum yang dirancang berdasarkan Taksonomi Barret dan mengevaluasi kualitasnya menggunakan perangkat lunak Anates. Taksonomi Barret membagi kemampuan pemahaman membaca menjadi lima kategori seperti, literal, reorganisasi, inferensial, evaluasi, dan apresiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), meliputi pengembangan instrumen, pengujian pada siswa, serta analisis validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal. Populasi pada penelitian ini adalah 30 siswa kelas 6 MI Miftahul Ulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes terdiri dari lima soal dengan tingkat kesukaran bervariasi, dua soal masuk kategori mudah dan tiga soal kategori sedang. Dari segi validitas, tiga soal dinyatakan valid, sementara dua soal memerlukan perbaikan. Reliabilitas tes berada pada kategori tinggi yang menunjukkan konsistensi yang baik. Analisis daya pembeda mengungkap bahwa dua soal berada dalam kategori cukup, dua soal dalam kategori baik, dan satu soal termasuk sangat baik. Dengan mengintegrasikan Taksonomi Barret sebagai dasar perancangan dan penggunaan Anates untuk analisis, hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai efektivitas instrumen tes. Instrumen tes yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman siswa secara efektif, meskipun beberapa soal perlu revisi untuk meningkatkan kualitasnya.
Pengembangan Instrumen Representasi Matematis untuk Pemahaman Konsep Bangun Datar di Sekolah Dasar: Development of Mathematical Representation Instruments for Understanding Flat Building Concepts in Elementary Schools Easter Merryetta Simanjuntak; Laili Lutfianah; Nazwa pahira sopianti; Hafiziani Eka Putri; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6667

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi matematis, membuat indikator representasi matematis yang tepat, dan menilai kemampuan representasi matematis dengan materi bangun datar yang valid. Dalam proses pengembangan instrumen matematika, ada lima soal uraian atau esai. Pengembangan terdiri dari kegiatan untuk merencanakan ujian, membuat bagian isi soal, dan memverifikasi isi. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan instrumen yang sesuai guna meningkatkan kemampuan pemahaman siswa terhadap konsep bangun datar serta konsep matematika melalui representasi visual, simbolik, dan verbal, yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam geometri dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 22 siswa kelas 5 SD sebagai sampel. Hasil analisis menunjukkan tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi yang menandakan instrumen tersebut efektif dalam menilai kemampuan siswa. Meski demikian, terdapat kendala pada beberapa soal yang kurang jelas dalam indikator visualnya, sehingga ilustrasi tambahan dan penyempurnaan kalimat soal diperlukan untuk memudahkan pemahaman siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini mengindentifikasikan bahwa pengembangan instrumen representasi matematis yang valid sangat penting untuk mendukung pemahaman siswa terhadap konsep dasar matematika, khususnya pada bangun datar.