Pesatnya perkembangan teknologi finansial (financial technology/fintech) telah mempermudah mahasiswa dalam mengakses berbagai instrumen investasi digital, termasuk melalui aplikasi Pluang. Meskipun demikian, keinginan yang besar untuk berinvestasi tidak selalu diimbangi dengan motivasi yang kuat dan pengetahuan keuangan yang cukup. Ttujuan dalam penelitian ini untuk menentukan bagaimana motivasi serta literasi keuangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Merdeka Pasuruan secara simultan dan parsial mempengaruhi minat mereka untuk berinvestasi dengan menggunakan aplikasi Pluang. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui teknik survei. Populasi penelitian mencakup mahasiswa aktif pada angkatan 2022 dan 2023 yang mengambil kelas Manajemen Keuangan dan Perencanaan Keuangan. Metode purposive sampling dan rumus Slovin digunakan untuk menghitung jumlah responden, yang menghasilkan 71 orang. Data dianalisis melalui regresi linier berganda, dengan koefisien determinasi (R²) digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh variabel. Hasilnya menggambarkan persamaan regresi Y = 2,708 + 0,569X1 + 0,313X2, yang menunjukkan bahwa motivasi dan literasi keuangan memengaruhi minat berinvestasi. Hasil uji t membuktikan bahwa baik literasi keuangan maupun motivasi memiliki pengaruh secara parsial terhadap variabel terikat dalam penelitian ini (sig. < 0,05). Sebaliknya, berdasarkan uji F, diketahui bahwa motivasi dan literasi keuangan secara bersama-sama berpengaruh signifikan (Sig. < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,745 menunjukkan bahwa motivasi dan literasi keuangan secara bersama-sama menyumbang 74,5% terhadap variasi minat berinvestasi, sedangkan sisanya sebesar 25,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini. Oleh karena itu, terdapat kesimpulan bahwa pengetahuan keuangan dan dorongan mahasiswa untuk berinvestasi dalam aplikasi Pluang terkait positif. Dengan demikian, motivasi menjadi faktor yang paling dominan.