Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Islamic Venture Capital: Analisis Bibliometric untuk Memahami Trend dan Peluang Hilman Jayadi; Rahmat
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6945

Abstract

Pada artikel ini bertujuan untuk meneliti trend dalam publikasi Islamic Capital Ventura (IVC) dengan analisi Bibliometric. Metode penelitian yang dilakukan pada artikel ini adalah literatur review dengan pendekatan Analsisi Bibliometric dengan software R Sudio. Dalam kajian ini ada enam sub tema yang di uraikan; Trend jumlah publikasi, Trend Jumlah Kutipan, Trend Negara, Trend Publikasi Jurnal, Trend Kolaborasi Penelitian, Afiliasi Peneliti dan Trend topik riset dimasa depan. Dari hasil analisis ditemukan: i) Ada 4,73% makalah yang diterbitkan rata-rata setiap tahun; ii) Jumlah citasi dari 1994- 2024 pada kisaran 7,154 rata rata kutipan per dokumen iii) Malaysia dan Indonesia adalah dua negara yang telah melakukan penelitian paling banyak tentang IVC; dan iv) Trend publikasi jurnal dengan topik IVC di dominasi oleh Journal of King Abdull Aziz University, Islamic Economics , Journal Of Islamic Accounting And Bussines Reseach dan International Journal Of Islamic and Midddle Eastern Finance and Mangement; v) Dalam hal kolaborasi penelitian antar negara, didominasi oleh negara Malaysia dan Indonesia hal ini sejalan juga dengan trend afiliasi penulis didominasi Universitas dari kedua negara tersebut. Dalam hal trend topik penelitian terkait IVC nampaknya belum terlalu banyak topik yang di eksplorasi, dan dari analisis data ada hanya di temukan beberapa kata kunci untuk topik potensial dimasa depan seperti ; conflicts of interest, Market frictions, Optimal contract, dan Sukuk Murabaha. Dan ini menjadi tantangan sekaligus peluang kedepannya dalam mengeksploarasi banyak banyak topik terkait IVC yang belum banyak di bahas.